Penghuni 60

burung terbang

basmalah

















Custom Search

Bitcoin Gratis

Daftar situs Poker Online

Kamis, 27 Agustus 2015

Konflik P60 dan Komunitas IAPD Terselesaikan

Di postinganku kemarin, aku telah memposting surat kritik untuk moderator komunitas IAPD. Bagi sobat Penghuni 60 yang sudah sempat membacanya pasti mengetahui inti cerita konflik tersebut. Namun bagi yang belum membacanya, tidak akan aku ulangi untuk menceritakannya lagi disini. Serta postingan kemarin pun sudah aku hapus sesuai permintaan moderator IAPD. Dan postingan kali ini adalah pemecahan permasalahan tersebut.

Kemarin sengaja aku membuat surat kritik untuk moderator IAPD karena menyangkut pencemaran nama baik Penghuni 60 khususnya di dalam komunitas dan bisa juga berdampak secara umum di dunia maya. Sehingga istilahnya mati-matian aku mempertahankan nama baikku dengan segala cara. Membuktikan bahwa aku bukanlah seorang 'penipu' seperti yang dituduhkan.

Konflik P60 dan Komunitas IAPD Terselesaikan

Baca Juga:


Lalu apa sih sebenarnya yang membuat konflik tersebut terjadi?

Konflik ini sebenarnya tidak perlu terjadi, ini hanya kesalahpahaman saja. Berawal dari sebuah screenshoot penghasilan adsenseku yang nampak berbeda dengan interface screenshoot yang lainnya. Perbedaan tersebut terletak pada tanda titik dan koma yang memisahkan satuan sen. Sehingga timbulah prasangka bahwa aku telah melakukan rekayasa screenshoot tersebut.

Kemarin, setelah melalui perbincangan langsung dengan moderator IAPD lewat hangout, akhirnya kita pun menemukan 2 cara untuk membuktikan bahwa aku bukanlah penipu yang melakukan rekayasa screenshoot. Cara itu adalah:

  • 1. Memberikan username dan password akun adsenseku ke moderator lalu mengijinkan moderator mengintip langsung ke dalam akunku. Setelah itu aku rubah lagi passwordnya.
  • 2. Merekam dengan video dimulai dari login ke akun hingga masuk ke dalam akun

Untuk poin pertama, jelas sekali aku masih ragu untuk menyetujuinya. Ini bukan berarti aku tidak mempercayaimu mas Juan. Tapi hal ini mengingatkan pada nasehat yang sering aku berikan kepada teman-temanku yang meminta bantuan karena kehilangan akun gmail mereka oleh ulah para hacker. Aku selalu memberi nasehat bahwa "jangan pernah mempercayai siapapun dengan memberikan password akun milikmu meskipun orang tersebut adalah temanmu atau bahkan saudaramu. Karena password akunmu ibaratkan nyawa akunmu." Mengingat hal itulah maka aku menolak poin pertama.

Untuk poin kedua, sebenarnya sudah aku pikirkan sebelumnya, untuk merekam video proses login akun lalu mengirimnya ke moderator melalui email. Maka poin kedua lah jalan satu-satunya yang harus aku lakukan. Berbekal dengan kamera hape yang pas-pasan, aku rekam dari awal hingga akhir lalu mengirimnya ke moderator IAPD.

Dan, Alhamdulillah, video tersebut berhasil menjadi pemecah konflik diantara kita. Dan mas Juan Feju selaku moderator komunitas IAPD sudah menepati janjinya untuk meminta maaf dan mengembalikan nama baik Penghuni 60 di dalam forum. Berikut permintaan maafnya aku copas dari forum:
[Pengumuman] Permintaan Maaf Secara Terbuka Moderator dan Pembersihan Nama Baik dan Kredibilitas +Penghuni Enam Puluh

Beberapa waktu yang lalu di forum ini terjadi konflik yang berkaitan dengan sebuah screenshot earnings yang dishare oleh salah satu member, yaitu Penghuni Enam Puluh.

Saya sebagai moderator meragukan keasliannya. Sebab pada screenshotnya terdapat inkosistensi penggunaan pemisah angka titik dan koma di dalam preferensi bahasa yang digunakan.

Secara detil tidak lagi saya jelaskan disini.

Atas dasar fakta yang ada dan respon dari Penghuni Enam Puluh, sebagai moderator yang bertugas untuk melindungi member dan menjaga situasi forum ini saya mengatakan Penghuni Enam Puluh adalah penipu dan membannednya dari forum IAPD.

Singkatnya setelah situasi lebih dingin, saya dan Penghuni Enam Puluh berbicara kembali di Google hangout, dan saya mengajukkan usul untuk membuktikan kejujurannya.

Saya meminta ia video capture interfacenya.

Penghuni Enam Puluh setuju dan memvideokannya dari laman login hingga masuk ke interface AdSense. Hasilnya meskipun interfacenya bahasa Inggris, tampilan ASLInya memang demikian. Lain sendiri dan pemisah ribuan dan desimal tidak konsisten . Tapi memang demikian adanya.

Dari video tersebut saya menyatakan keanehan atau inkonsistensi pemisah koma dan titik pada screenshot interface Penghuni Enam Puluh bukan rekayasa.
Terkait dengan angka fantastis yang diperolehnya dalam 1 hari, itu bukan masalah di dalam konflik ini.

Sesuai janji saya kepada Penghuni Enam Puluh, karena dia telah membuktikan keaslian screenshotnya,

Saya sebagai moderator IAPD meminta maaf secara terbuka kepada Penghuni Enam Puluh di forum ini.

Digarisbawahi, saya tidak meminta maaf atas keputusan yang saya ambil. Karena sudah berdasarkan fakta dan alasan pada waktu itu.

Namun, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas dampak dari keputusan yang saya ambil, yang berakibat negatif pada nama baik dan kredibilitasnya.

Oleh karena itu saya menyatakan kepada owner, moderator dan seluruh member IAPD, Penghuni Enam Puluh bukan penipu dan telah menampilkan screenshot yang sebenarnya tanpa rekayasa. Semua yang disampaikan dan dikatakannya di forum ini adalah benar adanya. Dan Penghuni Enam Puluh sudah tidak lagi di banned.

Juan Feju
Moderator IAPD

Terima kasih untuk mas Juan yang sudah memberikan waktunya untuk mendengarkan penjelasan dariku. Tentang permintaan maafnya sudah aku maafkan sebelum terucap. Dan akhirnya konflik ini sudah terselesaikan dengan baik.

Hanya satu saja yang masih menjadi misteri dan belum terjawabkan yaitu:
“Kenapa interface akun adsense milikku berbeda sendiri dengan milik yang lain?”
Mungkin yang bisa menjawab hanyalah tim Google Adsense.

CASE CLOSED

*******
Author P60

Mobile Version

read more


Sabtu, 08 Agustus 2015

Tentang Waktu

Ini semua soal waktu
Sesuatu dimana kita mencoba untuk menetapkannya sebagai apa?
Sejarah yang menginspirasi dunia
Atau hanya debu yang tertiup dan menghilang dalam kefanaan?

Ini semua tentang waktu
Sesuatu yang kita coba manfaatkan sebagai apa?
Memaksimalkan diri menggenggam dunia
Mengejar kebahagiaan nirwana
Menjalani keduanya
atau
Terbuang dari sisi dunia dan nirwana


Baca Juga:


Waktu, begitu banyak ungkapan yang telah membicarakan tentang arti penting sebuah waktu. Waktu adalah uang, waktu bagaikan pedang, waktu terus berputar, waktu tak pernah berhenti dan untuk memahami lebih dalam tentang arti penting waktu mungkin ungkapan-ungkapan berikut ini bisa kita jadikan referensi :

  • Untuk memahami makna satu tahun, Tanyalah seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas
  • Untuk memahami makna satu bulan, Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi premature
  • Untuk memahami makna satu minggu, Tanyalah buruh mingguan
  • Untuk memahami makna satu hari, Tanyalah seorang pekerja dengan upah harian
  • Untuk memahami makna satu jam, Tanyalah seorang gadis yang sedang menunggu pacarnya
  • Untuk memahami makna satu menit, Tanyalah seseorang yang ketinggalan kereta
  • Untuk memahami makna satu detik, Tanyalah seseorang yang selamat dari kecelakaan, dan
  • Untuk memahami makna satu mili detik, Tanyalah seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade

Sekarang, mari kita pahami lagi sebuah kisah tentang waktu dalam gambar berikut ini:






















Ini semua adalah waktu
Sesuatu yang kita coba untuk mengenangnya sebagai apa?
Sebagai gulali yang manisnya merasuk dalam hidup
Sebagai kopi tanpa gula yang pahitnya terekam dalam indera perasa
atau mungkin
Sebagai kombinasi dari semua konfigurasi rasa yang dipadukan menjadi satu

Ini semua cerita waktu
Sesuatu yang mungkin saja menarik kita pada peran apa?
Peran sebagai seorang anak kecil yang terpuaskan ego bermainnya
Peran sebagai remaja yang senang menyalakkan egonya
Peran sebagai dewasa yang mencoba mematangkan egonya
atau mungkin
Peran sebagai tua yang bijaksana ketika sakaratul akan menjemput

Ini waktu
Kita tahu waktu itu berjalan dan detik itu berjalan cepat
Tapi jawaban isinya, hanya kita dan Sang Khalik yang tahu

Satu hal yang pasti, waktu takkan pernah bisa diputar kembali.

*******
Author P60

Mobile Version

read more


Rabu, 05 Agustus 2015

Ketika Seorang Blogger ZachFlazz Harus Pensiun

[Penghuni 60] Tulisan ini aku persembahkan untuk sahabat Bloggerku mas Zachroni Sampurno sebagai tuan rumah di blognya yang sederhana namun penuh dengan banyak cerita dan pengalaman yang memberikanku inspirasi, renungan, masukan, serta hal-hal berharga dalam menjalin tali persaudaraan antar blogger. Blog yang luar biasa itu adalah blog ZachFlazz.

Pertama kali aku melihat kata “ZachFlazz” tentunya saat aku sedang blogwalking kesana-kemari. Saat itu aku langsung tertarik dengan kata yang indah tersebut menempel di profil blogger seseorang. “ZachFlazz” luar biasa sekali nama blognya. Dan ternyata tak kalah luar biasa isi blog itu. Apalagi setelah aku mempelajari latar belakang mas Zach (begitu aku memanggilnya) ini yang penuh dengan daya tarik luar biasa, mulai dari hobinya yang suka mendaki hingga hobinya yang menyukai tokoh superhero (mungkin The Flash adalah superhero favoritnya) serta kesukaannya pada musik-musik metal. Sepertinya aku merasa menemukan seseorang teman yang memiliki kesukaan yang sama.

Ketika Seorang ZachFlazz Harus Pensiun
Template Blog Zachflazz

Dan juga saat ia selalu menceritakan tentang kehidupan anak-anaknya yang tak kalah luar biasa. Memang benar kata pepatah, “buah itu jatuh tidak jauh dari pohonnya”. Bapaknya luar biasa, tentunya anaknya juga lebih luar biasa. Aku iri sama sampeyan mas Zach. Kedekatan mas Zach dengan anak-anaknya adalah sesuatu yang selama ini aku inginkan. Jujur aku paling jarang memiliki waktu untuk keluargaku. Aku lebih banyak menghabiskan waktuku di kantor. Bahkan hari Sabtu dan Minggu yang seringkali disebut-sebut sebagai “weekend yang indah” bagi banyak orang, justru hampir jarang sekali aku rasakan keindahannya.

Ketika Seorang Blogger ZachFlazz Harus Pensiun

Ketika Seorang ZachFlazz Harus Pensiun
Mas Zach and Family

Namun, disaat beberapa bulan terakhir ini aku mulai disibukkan dengan mengurus blog-blogku yang lain, dan demi mengejar ambisiku bermain adsense, aku mulai melupakan teman-teman bloggerku. Hingga aku jarang blogwalking, jarang menyapa, berkunjung ke blog mereka, dan satu-persatu mulai hampir aku lupakan. Aku benar-benar blogger yang egois. Harusnya aku tau diri, blogku ini tidak ada apa-apanya tanpa mereka, tanpa teman-teman semua.

Dan ketika aku mulai sadar, aku mulai ingin lagi melakukan rutinitas blogwalkingku, saat itulah aku menemukan tulisan ini di blog sobatku Eka Ikhsanudin. Yang intinya adalah menceritakan bahwa mas Zach pensiun dari dunia blogger. Aku terkejut. Kenapa harus pensiun mas? Yang paling terkejut lagi, aku baru tau sekarang.

Ini tulisan mas Zach yang mengucap kata “PAMIT”

PAMIT


Ketika Seorang Blogger ZachFlazz Harus Pensiun
Menjalani hidup dengan mengalir itu sangat indah. Mengekspresikan buah pikiran dalam setiap kegiatan, seperti bertualang, bermusik, melukis, dan menulis adalah sebagian dari keindahan itu. Itu pula yang saya jalani dengan segenap keriangan dan keasyikan selama ini.
Berekspresi dalam berkata-kata dalam blog, pun sedemikian indahnya. Saya mendapatkan kebahagiaan, kebanggaan, dan teman-teman.

Tapi saya harus menunduk dan mengaku, bahwa kebanggaan yang saya rasakan itu kerap bergeser pada rasa ujub dan riya’. Hati saya mengakui itu. Sebuah sikap mental yang nista, yang belum bisa sepenuhnya saya hindarkan saat berkata-kata. Ada sekeping rasa bersalah dan tidak nyaman menyelinap di dada saya. Sebenarnya, sedikit saja. Sangat sedikit. Tapi Tuhan telah berfirman, sekecil apapun kesombongan, maka tidak berhak baginya surga. Saya takut kehilangan momentum untuk berubah.

Dan saya, dalam komitmen pada usia saya sekarang (saya sudah 40 sekarang), memutuskan untuk mengambil sikap. Adalah tentang keinginan untuk mulai menepi dari segenap kebanggaan, untuk sekedar menunduk, lalu mekan diri dalam menjalani sisa hidup.
Saya memutuskan, untuk mundur dari dunia blog.
Teman-teman, terima kasih atas segalanya. Kalian telah menjadi bagian yang sangat indah dari perjalanan hidup saya. Saya meminta maaf jika selama ini saya banyak berucap yang tidak semestinya, dan bergurau yang tidak pada tempatnya, Benar, saya tidak pernah bermaksud melukai hati teman-teman semua. Tidak ada secuil pun rasa benci, iri hati, dan dengki yang pernah saya rasakan dalam berkiprah di blog. Saya menyayangi teman-teman semua. Saya bangga pada teman-teman semua.

Tulisan ini saya tujukan kepada teman-teman semua, meski saya tidak bisa mengetuk blog teman-teman satu persatu. Titip salam buat semuanya.

Saya berdoa, semoga Allah selalu memberikan kasih sayang-Nya kepada teman-teman, kepada kita semua (kita selalu dalam komitmen saling mendukung dan saling mendoakan kan?)
---------------------
Saya tetap di sini.


Silakan, welcome setiap saat jika hendak bertandang kemari.
Alamat saya di Jalan Jambudipa No 9 RT 1 RW 7 Cilebut – Kabupaten Bogor.

Alamat kantor saya di Biro Hukum Kementerian Keuangan, Gedung Juanda I lantai 14, Jalan Wahidin Nomor 1, Jakarta Pusat. Silakan hubungi saya di ponsel 081316716844, atau di nomor kantor 3449230 Pesawat 6382, juga di email zachroni@gmail.com atau zachronisampurno@depkeu.go.id.

Wassalamu’alaikum warahmatullaahi wa barakatuh
Zachroni Sampurno
(dulu pemilik blog zachflazz)

Ketika Seorang ZachFlazz Harus Pensiun
Entah kenapa aku ngerasa sedih membaca tulisanmu itu mas Zach, sedih seperti aku kehilangan sesuatu yang berharga. Hingga aku tidak bisa berkata apa-apa saat aku tidak lagi menemukan blogmu di pencarian google. Tapi setidaknya aku menemukan sebuah tulisan berharga karyamu mas Zach, tulisan indah yang lagi-lagi bercerita tentang sosok anakmu yang luar biasa. Disini aku menemukan tulisan itu. Plus aku jadi tahu siapa sosok sebenarnya dibalik nama ZachFlazz, dia adalah Zachroni Sampurno, Biro Hukum, Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan. Luar biasa !!

Aku tidak ingin mengucapkan kata selamat tinggal. Tapi aku ingin suatu saat nanti bisa dipertemukan denganmu mas Zach. Semoga kebahagiaan selalu menyertaimu dan keluarga. Amin.

Salam untuk anak-anakmu (Arien + Agree) dan istrimu (Chio) dirumah. Aku yakin tidak akan pernah melupakanmu, karena kata “Zachflazz” sudah menginspirasiku untuk menciptakan sebuah tokoh dalam novelku, kelak jika bisa terbit nanti. Amin.

Apakah, suatu saat nanti aku juga akan pensiun jadi blogger? Hmmm...

*******
Author P60

Mobile Version

read more


Jumat, 24 Juli 2015

Gak Nyangka, Sudah 3 Tahun Google Adsense-ku

[Penghuni 60] Belum lama ini, ketika aku membuka akun Google Adsense ku ada kotak kecil di pojok kanan atas yang menarik perhatianku. Kotak kecil itu adalah kartu ucapan selamat dari Google Adsense sebab usia google adsense ku sudah menapaki 3 tahun. Alhamdulillah, ga nyadar sudah selama itu ya...

Rasanya luar biasa sekali dapat ucapan selamat dari Google Adsense. Meskipun masih banyak kekurangan yang harus aku benahi untuk lebih mengoptimalkan lagi penghasilan adsenseku. Tapi setidaknya kartu ucapan ini sudah memberikan dorongan semangat untukku agar bisa lebih baik lagi.

Gak Nyangka, Sudah 3 Tahun Google Adsense-ku

Terima kasih aku ucapkan untuk tim Google Adsense yang masih memberikan kepercayaan padaku untuk terus bekerjasama dan tentunya terima kasih juga atas dollarnya yang sudah beberapa kali aku kantongi. InsyaAllah, bulan depan cair lagi... Yeaahhh... Senangnya... ^_^

SEMANGAAAT!!!!!

Gak Nyangka, Sudah 3 Tahun Google Adsense-ku

Ini penjelasan dari Google tentang Kartu ucapan selamat ini:

Gak Nyangka, Sudah 3 Tahun Google Adsense-ku

Buat sobat-sobat Penghuni 60, InsyaAllah bulan depan aku akan mulai blogwalking lagi... Kangen sama kalian semua......... Semoga kalian dalam keadaan baik-baik saja.

Tapi sebelumnya, gak ada kata terlambat...

Segenap Squad Penghuni 60
mengucapkan:

"Minal Aidin wal Faidzin"
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Mohon maaf lahir dan batin

Signp60


Mobile Version

read more


 
All about Life, Lives, and Love © July 2008 - 2015 Created by: Penghuni 60 Template feito por Templates para Você Pieces of Me
Contact Me on waaoow.one@gmail.com visit my other world: Tempus Vernum and Amazing Sphere
BacktoTopRN