Penghuni 60


Basmalah












Sabtu, 11 Oktober 2014

Anak Tidak Sarapan Berisiko Terkena Diabetes

Advertisement
Satu jadwal makan yang sering terlupakan adalah sarapan. Sarapan sering disepelekan hanya karena alasan tidak sempat, bangun terlambat dan sebagainya. Padahal, sarapan justru merupakan jadwal makan yang paling penting.

Jika secara teratur anda melewatkan sarapan, kebiasaan ini bisa membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak. Salah satunya, bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Menghindari sarapan dan memilih beraktivitas dengan perut kosong justru bisa menyebabkan obesitas. Rasa lapar berlebihan menjelang siang membuat Anda mengonsumsi makanan berlemak tinggi lebih banyak. Hal ini bisa menyebabkan lemak menumpuk di sekitar perut, dan meningkatkan kadar kolesterol, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Selain itu, bagi anak-anak yang melewatkan sarapan dapat meningkatkan risiko diabetes di kemudian hari. Penelitian menunjukkan anak-anak Inggris yang tidak makan pagi setiap hari dapat meningkatkan kesempatan mereka untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dan menjadi resisten insulin ketika usia mereka bertambah.

Anak Tidak Sarapan Berisiko Terkena Diabetes

Mereka memiliki kadar insulin lebih tinggi setelah tidak makan dan tubuh mereka kurang mampu merespon hormon yang biasanya mengatur jumlah gula dalam aliran darah.

Hal ini menyebabkan gula membangun dalam aliran darah bukannya digunakan sebagai bahan bakar, yang menyebabkan gejala seperti kelelahan ekstrim dan haus. Diabetes juga dapat menyebabkan kebutaan dan gagal ginjal dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

"Sarapan biasa, khususnya yang melibatkan konsumsi sereal tinggi serat, bisa melindungi terhadap perkembangan awal risiko diabetes tipe 2," kata peneliti Dr. Angela Donin, seperti diungkap di laman Daily Mail, Minggu (21/9).

"Kami sudah tahu bahwa memberi anak Anda sarapan yang sehat, sebagai bagian dari diet seimbang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan," kata Direktur penelitian, Dr. Alasdair Rankin.

"Penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk membantu kita memahami hubungan yang tepat antara sarapan dan pengembangan diabetes tipe 2," pungkasnya.

Nah, sudahkah sobat Penghuni 60 sarapan hari ini? ^_^
kalo belum, mau gak nih ada nasi goreng semangkok, hehehe..




Signp60


loading...

Related Post


28 comments

Apabila sobat menyukai Artikel yang aku tulis, Hayuk atuh diklik disini maka sobat akan mendapat kiriman artikel update terbaru dariku gratis melalui email Penghuni 60 atau masukkan email sobat di bawah ini lalu klik Subscribe

feedsburner
Comment Page :

saya yang termasuk tidak teratur dalam sarapan mas, bahkan seringnya telat sampai jam 10 pagi. eh...ternyata anak saya juga ikut-ikutan nggak mau sarapan pagi, kalau tau dampaknya bisa berbahaya seperti ini harus segera diubah kebiasaan buruk ini nih
Reply Delete
@Kang Ucup: waduh, betul bgt itu kang, hrs segera dirubah secptnya, memang gak gampang, tp lama kelamaan bs terbiasa. semoga berhasil ya kang
Reply Delete
wah serem juga ya mas kalau anak terserang diabetes, jadi anak-anak harus makan yang teratur dan rutin ya biar sehat wal afiat :)
Reply Delete
makanya saya selalu menjaga waktu sarapan anak-anak saya, mas. Apalagi jadwal kegiatan anak sekarang padat sekali.
Reply Delete
hii bahaya gan
Artikel bermanfaat gan :)

http://lirik-gila.blogspot.com/
Reply Delete
wahhh jujur gan saya baru tahu ternyata kalo anak tidak sarapan beresiko terkena diabetes hii sreeemmm makasii nih atas infonyaa salam kenall aja yah dari Cinta Teknologi :)
Reply Delete
sudah donk,,,sudah kenyang banget nih,,,
Reply Delete
@Ririn: iya mbak Rin, harus ekstra perhatian kita terhadap anak2 kita

@Budy: wah, bagus itu mas Budy ^_^

@Andre: makasih

@Ainnul: salam kenal juga sob.. :) mksh kunjungannya

@Dwiex'z Someo: mantap d(^_^)b ama apa lauknya tuh?
Reply Delete
JIM mengatakan... 13 Oktober 2014 12.50
Alhamdulillah, untungnya saya hampir selalu menyempatkan untuk sarapan
Reply Delete
@JIM: Alhamdulillah... ^_^ lanjutkan terus kebiasaan baik itu JIM..
Reply Delete
betul bgt itu mas wawan, sarapan itu sangat penting sekali. jangan sampe kita beraktifitas saat perut lg kosong, berbahaya
Reply Delete
thanks for sharing
Reply Delete
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Delete
gila ngeri juga ternyata kgk sarapan XD
Reply Delete
Trimah kasih tipsnya ..
Reply Delete
waduh, anak saya kalau pagi gak pernah sarapan Mas, he.............m musti mulai melatih agar mau sarapan ni sebelum berangkat sekolah
Reply Delete
Oo, gitu ya sobat, untung anak Boku rajin kalau suruh sarapan, malahan porsinya hampir sama dengan makan siangnya, hehehee..
Apa kabar sobat Penghuni 60? lama gak BW ya..

Sukses selalu..
Reply Delete
@Fitriyana: betul, setuju bgt mbak

@Kay: sama2 Kay

@Kadek: iya sob, makanya jgn lupa sarapan sob

@Tutorial: sama2...

@Arie Gond3s: waduh, segera dirubah mas Arie kebiasaannya, jgn sampe terlambat

@Boku no Blog: syukurlah kalo begitu sob.. hehe, iya nih sob, maklum jd makin sibuk nih, ngurus blog tambah byk, job jd writer jg nambah, trs kesibukan di kantor jg lumayan, kabarku baik2 aja, kbrmu gmn sob?
semoga aku tdk dilupakan karena jarang BW ^_^ thanks ya
Reply Delete
sip bgt artikelnya sob... akan saya share
Reply Delete
ternyata besar sekali pengaruh karena tidak sarapan ya mas, baru tahu saya, tankyu
Reply Delete
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Delete
Setuju tuh, dulu waktu masih sd aku sering dipaksa ortu untuk sarapan. Dan sampai sekarang jadi trbiasa sendiri..
Reply Delete
Insyaallah saya selalu memberi anak saya sarapan...
Reply Delete
Alhamdulillah udah dibiasain sarapan dari kecil, moga jauh dari diabetes ... maksi infonya :)
Reply Delete
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Delete
makasih gan infonya... jadi lebih tahu...

http://membumikan-pendidikan.blogspot.com/
Reply Delete
ane ga paham. lum nikah gan :v http://smileproperti.com/
Reply Delete
wah ternyata bahaya juga ya kalau tidak sarapan,....

www.bkrotan.com
Reply Delete

Poskan Komentar

Berkomentarlah yang baik, kalo ada yang meninggalkan link atau iklan di kolom komentar, maka komentarnya akan saya hapus.
Gunakan Form Komentar Klasik untuk hasil komentar terbaik. Terima kasih.


Cancel Reply
 
BacktoTopRN