Penghuni 60


Basmalah














Sabtu, 26 April 2014

Pertolongan Pertama Bagi Anak Keracunan

Advertisement
Pertolongan Pertama Bagi Anak Keracunan

Menjaga anak adalah tugas yang wajib dilakukan oleh para orang tua. Karena anak merupakan anugerah yang terindah, maka sebagai orang tua yang baik, harus bisa menjaga serta merawat dengan sepenuh hati serta kasih sayang.

Yang namanya anak-anak, pasti tidak jauh dengan makanan. Biasanya, benda apapun yang ditemui si anak itu selalu ingin mencobanya, atau mencicipinya terlebih dahulu. Sehingga, resiko anak terkena keracunan baik dari makanan maupun dari zat-zat lainnya, itu jauh lebih besar. Lalu bagaimana kita menyikapi hal ini sebagai orang tuanya?

Jika ada diantara sobat Penghuni 60 yang sudah memiliki anak, jika menghadapi hal semacam ini, penting untuk tidak menjadi panik. Teliti terlebih dahulu macam zat yang tertelan, baru dilakukan tindakan yang tepat. Pertolongan yang berlebihan acapkali mendatangkan bahaya baru. Harus dimuntahkan atau tidak tergantung pada jenis zat yang meracuninya, jadi jangan selalu dipaksakan agar anak muntah.

Kalau anak sampai pingsan, harus dijaga jangan sampai pernafasannya tersumbat oleh ludah atau muntahnya. Jangan sekali-kali memberikan pernafasan buatan dari mulut ke mulut.

Sementara jenis racun belum dapat dikenali, berikan larutan norit, putih telur, atau air sebanyak-banyaknya untuk melarutkan racun.

Pada segala macam peristiwa keracunan supaya diperhatikan sisa-sisa benda penyebab dan yang berhubungan dengan itu, seperti: pembungkus atau tempatnya, sedikit muntahan untuk disimpan, bau dan warnanya serta gejala-gejala yang timbul kemudian. Ini sangat penting untuk bahan pemeriksaan selanjutnya.

Zat berbahaya bila tertelan yaitu tembakau (berbahaya untuk anak umur 1 tahun), zat besi, pil-pil yang mengandung quinine dan strychnine, aspirin.

Zat yang terlalu berbahaya yaitu tinda, zat air raksa dalam bentuk cairan dari termometer yang patah, dan jodium tinctur.

Bila ada zat beracun terkena pada kulit atau mata, bilaslah dengan air. Pakailah pipet. Bisa juga dipakai spons atau kain yang dicelup air dan diperas di atas mata.

Sedangkan untuk zat-zat yang tidak boleh dimuntahkan yaitu minyak tanah; terpentin; amoniak; bensin; obatpembersih mebel; caustic soda benzene; DDT; pemutih; semua obat-obat untuk membersihkan ubin, wastafel, dan sebagainya, asam keras (asam belerang, asam nitrat, asam chlorida, karbol).

Semua zat dalam daftar di atas berbahaya bila dihisap atau masuk dalam paru-paru. Dan ini bisa terjadi bila anda berusaha memuntahkannya. Asam keras dan caustic soda bisa membakar tenggorokan waktu dikeluarkan. Dan hal lain yang perlu diingat ialah jangan mencoba membuat orang muntah-muntah bila ia sedang dalam keadaan tak sadar atau sedang kejang.

Bila zat yang tertelan tidak termasuk daftar di atas, usahakan agar anak anda memuntahkannya. Suruh anak anda meneguk susu atau air sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya. Tengkurapkan anak anda di tempat tidur dengan kepala menggantung ke luar sisi tempat tidur.

Bagaimana caranya merangsang anak untuk muntah? Silahkan baca kelanjutannya di postinganku yang ini : Merangsang Anak Untuk Muntah Saat Keracunan.

Semoga bermanfaat, happy weekend



Signp60


loading...

Related Post


6 comments

Apabila sobat menyukai Artikel yang aku tulis, Hayuk atuh diklik disini maka sobat akan mendapat kiriman artikel update terbaru dariku gratis melalui email Penghuni 60 atau masukkan email sobat di bawah ini lalu klik Subscribe

feedsburner
Comment Page :

dapat pertamaxx.....wah lama gak main disini...sobat kok gak nongol di blogku ??? kangen nih :) wkwkw
Reply Delete
bagaimana dengan minyak kelapa mas. karena saya pernah dengar, selain susu, minyak kelapa juga bisa menawarkan racun yang masuk ke tubuh
Reply Delete
Hal yang perlu untuk diketahui oleh para orang tua ini apalagi bila memiliki anak yang masih kecil
Reply Delete
@Markus Kono: haha, iya nih sob, lg bingung ngatur waktunya, antara blogwalking dan bikin postingan.. :D tunggu aja ya sob

@Kang Ucup: bnr juga sob, tapi lebih baik gunakan susu atau air putih aja.. selain nyari jg mudah kan?

@Ferry: iya sob.. ^_^ kebetulan aku jg punya anak kcl
Reply Delete
mksh mas wawan untuk tipsnya yg bermanfaat ini
Reply Delete
Makasih ilmunya sob jadi ada bahan berbahaya yang tidak boleh di muntahkan lagi ya...
Nalurinya kalo nelan bahan beracun pasti efeknya pengen muntah..
Reply Delete

Posting Komentar

Berkomentarlah yang baik, kalo ada yang meninggalkan link atau iklan di kolom komentar, maka komentarnya akan saya hapus.
Gunakan Form Komentar Klasik untuk hasil komentar terbaik. Terima kasih.


Cancel Reply
 
BacktoTopRN