Advertisement
Di sebuah sudut pedesaan, tepatnya di sisi perempatan jalan yang menuju ke arah pasar, terdapat sebuah tempat pangkas rambut yang paling terkenal di daerah itu. Sebut saja nama pemiliknya adalah Pak Joe, seorang blasteran antara Jerman dan Jawa, yang sudah menetap lama menjadi tukang pangkas rambut terkenal di desa itu.
Pak Joe adalah seorang ahli pangkas rambut. Skill yang ia miliki sebenarnya berasal dari otodidak, namun hasil pangkas rambutnya hampir tidak pernah mengecewakan para pelanggannya. Salah satu dari pelanggan setianya adalah Agus.
Baca Juga:
![]() |
| Jangan malas menemui tukang cukur, agar rambutmu rapih! (Gambar minjem dari: inspirasli.kompas.com) |
Siang itu Agus yang merasa kegerahan, sangat ingin sekali mencukur rambutnya yang sudah agak gondrong. Maka meluncurlah ia ke tempat Pak Joe.
Agus : “Selamat siang, Pak Joe, kok tumben nih sepi?” ujarnya.
Pak Joe : “Iya nih Gus, gak tau orang pada kemana ya? Jangan-jangan pada nonton sound horeg di alun-alun. Mau dicukur Gus?”
Agus : “Iya dong, masa ke sini mau pesen pecel lele…”
Haha…mereka berdua tertawa…
Akhirnya, prosesi mencukur rambut pun berlangsung, di sela-sela kegiatan mencukur itu, tiba-tiba saja Pak Joe nyeletuk.
Pak Joe : “Kamu percaya Tuhan, Gus?”
Mendengar pertanyaan itu Agus sedikit terkejut lalu menjawab…
Agus : “Tumben, apakah ini pertanyaan serius, Pak Joe?”
Pak Joe : “Lah, iya toh…”
Agus : “Sebelum menjawabnya, boleh saya bertanya kenapa tiba-tiba Pak Joe bertanya hal itu, dan sepertinya memiliki nada meragukan keberadaan Tuhan?”
Pak Joe terdiam sejenak, namun tangannya tetap bergerak mencukur rambut Agus dengan lihai.
Pak Joe : “Sepertinya Tuhan itu tidak ada. Coba kamu liat di luar sana Gus. Banyak manusia-manusia yang menderita, banyak orang-orang yang hidupnya sengsara. Jika Tuhan itu ada, mana mungkin membiarkan manusia hidup dalam penderitaan dan kesengsaraan.”
Dalam hati Agus bergumam, ternyata ini pembicaraan serius. Tapi ada sedikit benarnya juga sih, hmmm, aku harus jawab apa nih, bingung, takut salah ngomong. Yang jelas aku sih tetap percaya Tuhan.
Agus : “Hmmm, untuk menjawab pertanyaan Pak Joe ini, saya butuh mikir dulu ya.”
Pak Joe : “Tenang Gus, gak usah buru-buru. Nah, sudah rapih nih rambutnya.”
Agus : “Oke, Pak Joe, terima kasih banyak.”
Setelah memberikan beberapa lembar uang kertas ke Pak Joe sebagai tarif mencukur, lalu Agus pun melangkah keluar sembari dibayangi pertanyaan itu.
Namun belum jauh ia melangkah, ia melihat temannya Wawan yang memiliki rambut gondrong sebahu hampir terlihat seperti cewek yang sedang duduk di pinggir warung sambil ngopi. Seolah-olah Agus menemukan sesuatu dan segera menghampirinya.
Agus : “Woy Wan, ngapain di sini, ngopi gak ngajak-ngajak… eh bisa ikut aku sebentar,” seraya menarik tangannya.
Wawan : “Ih, datang-datang main seret aja. Mau dibawa kemana sih ini…”
Agus : “Udah ikut aku sebentar.”
Ternyata, Agus membawa Wawan menuju ke tempat pangkas rambutnya Pak Joe. Saat itu Pak Joe sedang ada pelanggan lain. Tapi terkejut melihat Agus dan Wawan yang tiba-tiba nyelonong masuk tanpa permisi lagi.
Agus : “Pak Joe, tukang cukur itu tidak ada!” Agus berseru di depan Pak Joe.
Pak Joe : “Lho, lalu aku ini apa Gus?”
Agus : “Saya tidak percaya! Tukang cukur itu tidak ada! Kalau dia ada, pasti tidak akan ada yang memiliki rambut gondrong seperti teman saya ini!” sambil menunjuk ke arah Wawan yang waktu itu planga-plongo tidak mengerti apa yang sedang terjadi.
Pak Joe : “Lho, masalahnya kan pemuda ini tidak pernah menemui saya!”
Agus : “Nah, itu jawabannya Pak Joe, atas pertanyaanmu yang tadi. Tuhan itu ada, tapi banyak manusia yang malas untuk menemuinya!”
Setelah mengucapkan itu, Agus menarik lagi tangan Wawan lalu beranjak pergi meninggalkan Pak Joe yang terbengong sambil berpikir keras.
Semoga kisah ini bermanfaat, dan janganlah malas untuk menemui Tuhan!
Selamat Hari Jumat Penuh Berkah, dan selamat menjelang weekend!
^_^
|
Artikel Menarik Lainnya:





-
0 comments:
Posting Komentar
Berkomentarlah yang baik dan sopan. Dilarang meninggalkan jejak link hidup maupun iklan promosi di kolom komentar. Silahkan hubungi Admin jika ingin bekerjasama dalam hal iklan. Terima kasih.